PotretDunia.Com

Pusat Berita Online Terbaik dan Terpopuler

Kapan Waktu Terbaik Kenalkan Gawai Kepada Anak

Kapan Waktu Terbaik Kenalkan Gawai Kepada AnakKapan Waktu Terbaik Kenalkan Gawai Kepada Anak

Potret Dunia – Kapan Waktu Terbaik Kenalkan Gawai Kepada Anak – Kecanduan terhadap gawai saat ini banyak menyerang kepada anak – anak. di dalam negeri, fenomena ini memaksa Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membuka layanan pengaduan anak yang kecanduan terhadap gawai.

KPAI meminta para orangtua di Indonesia lebih mewaspadai ada nya perilaku adiksi di dalam penggunaan gawai. padahal, saat ini teknologi terus berkembang.

Kurikulum belajar pun banyak yang mulai mengenalkan teknologi. jadi, sebenar nya usia berapa anak boleh di perkenalkan dengan gawai dan juga teknologi? Director of Early Childhood Development Research Fisher Price, Deborah Weber yang juga merupakan seorrang pakar bidang perkembangan anak usia dini memberikan komentar nya.

Berdasarkan dari Deborah, tidak ada usia pasti kapan anak boleh di perkenalkan dengan gawai dan juga teknologi. sebab, anak akan tergoda mempelajari nya segera setelah mereka mengenal nya. sejak anak menyadari teknologi itu ada, tentu ia ingin mengetahui dan juga ingin menggunakan nya. demikian di ungkapkan oleh Deborah dalam sebuah diskusi di Jakarta.

BACA JUGA : Tips Dalam Memilih Pembersih Wajah Yang Tepat

Menurut dia, teknologi bukan hal yang harus di hindari, melainkan harus tetap di kenalkan, sesuai kebutuhan. di sinilah peran orang tua harus benar – benar di tunjukkan. orangtua harus memberi batasan dan juga menyaring teknologi apa saja yang bisa serta cocok untuk di kenalkan kepada anak.

Anak juga harus di ajarkan mengenai waktu bermain agar tidak berlebihan dalam menggunakan gawai jika sudah mengenal nya. pastikan ada batasan screen time dan juga traditional play, ucap Deborah. di dalam waktu tersebut, para orangtua bisa memanfaatkan nya untuk berinteraksi dengan anak dan juga memberi nya banyak informasi.

Orangtua bisa bermain dengan mereka, tetap mengawasi, bertanya pada mereka dan juga memberikan berbagai macam pengetahuan, ucap dia. permainan tradisional yang melibatkan fisik, menurut dia, tetap sangat penting untuk merangsang aspek fisik, kognitif, sosial dan juga emosional anak. sehingga porsi nya tetap harus seimbang dengan waktu bermain anak dengan teknologi.

Orangtua di himbau untuk bisa memilih mainan yang edukatif dan juga memiliki kandungan STEM ( Sains, Teknologi, Teknik (Engineering) dan Matematika). mainan yang baik, kata Deborah adalah mainan yang bisa di mainkan dalam berbagai cara dan juga membebaskan anak untuk berkreasi.

Hal penting lain nya adalah membiarkan anak merasakan pengalaman baru. seperti misal nya dengan belajar di taman bermain, museum, kebun binatang dan lain nya yang bisa merangsang pengalaman sosial. biarkan mereka merasakan pengalaman baru. fokus kepada suasana sekitar untuk membangun pengalaman sosial, tutur Deborah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PotretDunia.Com © 2017 Frontier Theme