PotretDunia.Com

Pusat Berita Online Terbaik dan Terpopuler

Misophonia Yang Bisa Membuat Jengkel Pada Suara Tertentu

Misophonia Yang Bisa Membuat Jengkel Pada Suara TertentuMisophonia Yang Bisa Membuat Jengkel Pada Suara Tertentu

Potret Dunia –¬†Misophonia Yang Bisa Membuat Jengkel Pada Suara Tertentu –¬†Pernahkah kamu merasa jengkel di saat mendengar suara orang yang mengecap makanan, atau pun suara di saat minum, atau ketukan jari – jari di atas meja? jika jawaban dari pertanyaan di atas adalah iya, bisa jadi kamu mengalami misophonia. berdasarkan laporan dari laman Independent, misophonia merupakan kondisi neurofisiologis di mana orang memiliki reaksi negatif yang tidak proporsional terhadap suara tertentu.

Orang yang dengan kondisi ini sadar bahwa mereka bereaksi berlebihan terhadap suara tertentu. namun sayang nya, mereka tidak bisa mengendalikan reaksi yang timbul. ada terdapat berbagai macam pemicu yang bisa menyebabkan reaksi dari orang – orang yang menderita misophonia ini. akan tetapi, pemicu utama adalah suara yang memiliki kaitan dengan mulut atau pun makan, bernapas atau suara hidung, dan juga suara jari atau tangan.

Dari bukti menunjukkan, bahwa rasa benci pada suara ini berkembang di saat masa kecil dan cenderung memburuk seiring dengan berjalan nya waktu. orang dengan misophonia pada umum nya semakin bereaksi jika pemicu nya di sebabkan oleh anggota keluarga nya sendiri, ketimbang orang lain. hal ini tentu dapat membuat acara makan bersama dengan keluarga menjadi berantakan.

BACA JUGA : Air Suling Atau Air Keran Yang Menjadi Air Minum Paling Sehat

Terbayang bukan? reaksi penderita kelainan ini cenderung emosional. biasa nya, hal yang paling umum adalah amarah yang memuncak, di mulai dari gangguan ringan, hingga kemarahan ekstrim. mereka juga dapat merasakan respons emosional yang kuat lain nya, seperti misal nya kecemasan atau pun jijik.

Respon fisiologis termasuk juga peningkatan tekanan darah dan detak jantung, berkeringat, dan kontraksi otot. kita mungkin menganggap bahwa setiap orang, pada tingkat tertentu ada memiliki respons negatif terhadap bunyi tertentu, seperti misal nya bunyi ketukan yang tiba – tiba, keras, atau pun jeritan yang bernada tinggi.

Akan tetapi di dalam misophonia, orang dapat bereaksi terhadap suara yang sebenar nya dan bukanlah suara yang mengganggu, seperti misal nya berbisik atau pun bernafas lembut. bahkan, suara senyap pun dapat membangkitkan reaksi misofonik seperti bunyi yang keras.

Para peneliti telah menyelidiki apakah misophonia memiliki kaitan dengan kondisi kejiwaan atau pun fisik lain nya, seperti misal nya tinnitus, gangguan obsesif – kompulsif, gangguan makan atau pun gangguan stres pasca – trauma. dari bukti menunjukkan, meskipun faktor – faktor tersebut mengarah pada beberapa asosiasi dengan kondisi ini, namun hal tersebut tidak dapat menjelaskan sepenuh nya tentang gejala misophonia.

Dengan kata lain, ini menunjukkan misophonia merupakan kondisi yang terpisah dan independen di dalam diri manusia. cukup mengabaikan suara – suara yang mengganggu tidak mungkin mengakibatkan misophonia. kelihatan nya, memperhatikan suara tertentu dapat memperburuk kondisi orang yang menderita kelainan ini, terutama suara yang memicu nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PotretDunia.Com © 2017 Frontier Theme